Online Sharing Session malam ini menghadirkan Alumni Program JENESYS 2.0 tahun 2014, Ida Ayu Shitadevi. Sharing ini dilaksanakan pada tanggal 13 Maret 2015 pukul 19.00 – 21.00 WIB.
Admin: Selamat Malam Kak Shita, terima kasih telah meluangkan waktunya di online sharing session kali ini, boleh dong Kak sedikit bercerita tentang bagaimana Kakak dulu mengenal PPAN?
sekaligus memperkenalkan diri ya Kak.
IA Shitadevi Hai Pemuda Jatim,
saya Shita, dari Malang. Alumni program JENESYS 2.0 tahun 2014. Saya berangkat akhir maret tahun lalu.
pertama kali mengetahui program PPAN adalah dari teman yang berencana ikut program ini juga. Kemudian saya googling informasinya, saya pelajari program dan syaratnya. kemudian memutuskan untuk mendaftar.
Admin: Kak IA Shitadevi, setelah tahu tentang informasinya, lalu apa yang memotivasi kakak untuk mendaftar PPAN?
IA Shitadevi Saya ingin menambah pengalaman, wawasan, serta network dengan mengikuti program ini. Saya sangat senang dengan kegiatan sosial dan kepemudaan, jadi melihat profil program ini langsung semangat untuk daftar
Admin: Wah, Kak IA Shitadevi memang #PemudaBerani ya
Lalu Kak, ketika sedang melengkapi berkas, persyaratan mana yang menurut Kak IA Shitadevi sulit untuk dipenuhi?
IA Shitadevi menurut saya dari sekian banyak hal yang harus saya lengkapi dalam seleksi berkas adalah assignment .
seperti halnya seleksi beasiswa pada umumnya, pasti menampilkan profil diri, prestasi, rencana masa depan, dll. Oleh karena itu, menunjukkan yang terbaik menjadi hal yang tergolong susah
Fuad Efendi program ini berlangsung berapa lama ya kak? kalau saya kerja apa bisa ikut?
IA Shitadevi Fuad Efendi program JENESYS berlangsung selama 10 hari. Program yang saya ikuti saat itu tidak ada batasan mengenai status bekerja atau tidak, pelajar, atau mahasiswa. Batasan saat itu adalah usia.
sehingga, jika mas Fuad Efendi sudah bekerja asalkan usia mencukupi , bisa mendaftar PPAN
Admin: Pada tahun Kak IA Shitadevi mendaftar dulu, ada berapa tahapan seleksi yang harus dilalui? boleh bagi tips dong kak dengan para Pemuda Jatim yang akan mendaftar tahun ini
IA Shitadevi Pcmi Jatim tahun saya seleksi adalah tahun 2013. Ada tahap berkas-tes tulis-wawancara-LGD dan akhirnya Karantina.
wah susah kalo harus bilang tahap mana yang paling susah, karena tiap tahap memiliki tingkat kesulitan yang berbeda.
tes tulis, tentunya saya harus bisa menyingkirkan sekian puluh peserta lain..harus mengupdate diri dengan berita terkini.
wawancara, harus bisa menunjukkan yang terbaik namun tidak menjadi orang lain. sulitnya adalah, bagaimana kita menjadi kandidat yang lain daripada yang lain diantara sekian banyak peserta. wow, kerja keras bukan?
Rulli Putri Maulida Hallo mbak IA Shitadevi
Bekal pengalaman apa yang sebaiknya dipersiapkan sebelum mengikuti event ini mbak?
IA Shitadevi Rulli Putri Maulida semua pengalaman bisa disertakan kok dek
pengalaman organisasi, pengalaman mengajar, pengalaman kerja sosial, pengalaman juara. Kalo bisa di data ya pernah ikut atau melakukan apa aja, tanggalnya, dll gitu.
Admin: tipsnya sangat bermanfaat sekali Kak IA Shitadevi,
Kalau program JENESYS itu sendiri Kak, itu programnya seperti apa kak? boleh diceritakan kak
IA Shitadevi JENESYS 2.0 Japan-Asean-Oceania Festival adalah tema Jenesys program yang saya ikuti di tahun 2013 lalu. Program ini mempertemukan pemuda dari negara-negara Asean, Australia, New Zeland, Timor Leste dalam sebuah forum yang mengangkat tema pemahaman budaya antar negara.
selama sepuluh hari saya belajar mengenai budaya jepang, merasakan kehidupan di jepang, dan tentunya sambil bertukar pengalaman dengan teman-teman dari negara lainnya. Kami juga mendiskusikan bagaimana meningkatkan networking dan kerja sama antar Negara
Admin: keren sekali Kak program yang telah diikuti.
selama menjalani program JENESYS, adakah kendala yang Kak IA Shitadevihadapi? tentunya sangat berbeda jika harus berinteraksi dengan para pemuda dari berbagai negara. Boleh diceritakan Kak
IA Shitadevi Saya pribadi tidak mengalami kendala berarti saat menjalani program. Kami berinteraksi dengan bahasa Inggris, meskipun lokal penduduk yang saat itu saya temui tidak bisa bahasa inggris, tapi itu tidak menjadi kendala
dan kadang pun ada peserta dari negara lain yang bahasa inggrisnya juga tidak terlalu baik,namun itu tidak menjadi masalah. Kami tetap bisa berkomunikasi dan mencapai tujuan program dengan baik.
Admin: Kak IA Shitadevi memang luar biasa.
Lalu bagaimana rasanya setelah kembali ke Indonesia Kak? adakah perbedaan yang kakak rasakan sepulang menjalani program?
IA Shitadevi Aduh min, saya jadi malu lho.
Setelah pulang saya merasakan perbedaan tentu saja karena saya belajar banyak dari negeri sakura selama program tersebut.
saya lebih menghargai negara baik dari kekurangan atau kelebihannya. Kita tidak boleh silau oleh majunya bangsa lain, dan harus semakin terpacu untuk memperbaiki diri
Admin: Pertanyaan terakhir Kak IA Shitadevi,
apa harapan Kak IA Shitadevi untuk pemuda Indonesia?
sekaligus ditutup dengan closing statement ya Kak
IA Shitadevi Harapan saya,
semoga pemuda Indonesia lebih mencintai negara dan lingkungan dan tidak silau dengan kemajuan negara-negara lain. Harus memiliki semangat tinggi untuk mengembangkan lingkungannya
Untuk pemuda jatim yang sedang mempersiapkan diri untuk seleksi PPAN benar-benar memberikan yang terbaik untuk lingkungan dan negara. Setiap tahap harus dilakukan dengan sungguh-sungguh
Best of luck ya!
IA Shitadevi Thank you very much for the great chance ya min, terimakasih telah memfasilitasi saya bisa berbagi dengan pemuda jatim lainnya
Admin: Baik. Terima kasih Kak IA Shitadevi atas kesediaannya meluangkan waktu untuk online sharing session kali ini.
Sukses selalu ya Kak.
Semoga bisa terus menginspirasi.
Sukses buat kita semua




